Selamat Datang di Kabupaten Grobogan, Kami Menantikan Partisipasi Saudara Guna Mengembangkan Potensi Yang Ada. Maaf lama tidak aktif...masih bertahan di grobogantoday.blogspot.com

Sabtu, 26 Januari 2013

Pengurus Yayasan Jamil Studi Banding ke Sekolah Alam Nurul Islam

Penulis bersama rombongan pengurus Yayasan Jaringan Amanah Ilahi (Jamil) sejumlah enam orang mengadakan studi banding ke Sekolah Alam Nurul Islam pada Jum'at (25/1). SDIT Alam Nurul Islam beralamat di Jl. Ringroad Barat Cambahan Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta, no telp. (0274) 627125. email sditalam@gmail.com. 

Yayasan Jamil tertarik berkunjung ke sekolah ini berdasarkan informasi dari pencarian di internet. Untuk diketahui Yayasan Jamil yang berkantor di Ubalan, Sumberjosari, Kec. Karangrayung, Kab. Grobogan adalah yayasan yang didirikan oleh beberapa alumni STPDN yang dulunya tergabung dalam kegiatan mahasiswa kerohaniawan Islam. Pada saat ini telah merintis sekolah Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu. Atas dorongan dari pada orang tua yang menyekolahkan putra-putrinya di TK tersebut menghendaki agar yayasan bisa merintis berdirinya SD yang dapat menampung apabila putra-putri mereka lulus. TKIT Jamil telah berjalan selama lebih dari satu tahun dan memasuki tahun kedua. Orang tua siswa merasa puas dengan perkembangan anaknya setelah sekolah di TKIT Jamil apabila dibandingkan dengan anak yang sekolah di TK yang lain.
Rombongan berangkat dari Purwodadi jam 05.00 WIB dan sampai di SDIT Nurul Islam jam 10.15 WIB. Dari penjelasan Kepala Sekolah Ustadz Ari yang sangat ramah, SDIT Nurul Islam berdiri Tahun 2002 di bawah Yayasan Nurul Islam. Beliau merupakan Kepala Sekolah ke-5. SDIT Nurul Islam terdiri dari 18 kelas dimana masing-masing kelas berjumlah 24 anak. Tiap kelas diampu oleh dua orang guru, yang direpresentasikan sebagai orang tua anak di rumah. Guru diharapkan sebagai menjadi orang tua, teman dan guru. Sekolah ini menerapkan full days yang dimulai jam 07.15 s.d. 15.30 WIB.
Kurikulum yang diterapkan yaitu kurikulum nasional dan kurikulum pengembangan diri.Adapun kurikulum pengembangan diri meliputi :
  • Buka kelas
  • Do'a dan Al Ma'tsurat
  • Tahfidh (hafalan surat pilihan)
  • Pembelajaran interaktif
  • outbond (2 kl/bln)
  • kepanduan
  • berkebun
  • outing
  • mabit
  • kemah mukhayyam
  • komputer dan internet
  • market day
  • beternak

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berita Populer Minggu Ini