Selamat Datang di Kabupaten Grobogan, Kami Menantikan Partisipasi Saudara Guna Mengembangkan Potensi Yang Ada. Maaf lama tidak aktif...masih bertahan di grobogantoday.blogspot.com

Senin, 27 Mei 2013

Membuat sumur dalam di wilayah Godong, awas gas mengancam

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu yang lalu, bahwa PAMSIMAS di Desa Rajek yang dikelola LKM Sambung Roso menyemburkan air disertai gas. Pada tanggal 23 April 2013 Balai ESDM Wilayah Kendeng Muria dan Disperindagtamben Kab Grobogan telah melakukan pemeriksaan pada lokasi tersebut. 
Berikut ini beberapa hasilnya sebagai berikut :

  1. Lokasi semburan pada koordinat 471279 LS dan 9222086 BT di Dusun Rajek
  2. Kandungan gas yang ada dilokasi : H2S 15 ppm (nilai ambang batas maksimal 20 ppm), CO 200 ppm (nilai batas maksimal 40 ppm)
  3. 02 19,5 % (nilai normal di alam 20,9 %), lower Explosive Limit (LEL) 20 %
  4. Berdasarkan peta geologi Lembar Salatiga oleh Sukardi dan T. Budhikrisna Tahun 1992, lapisan tanah daerah tersebut merupakan aluvial serta di bawahnya terletak formasi Kalibeng dan Formasi Kujung Tahun2004 oleh PT Lundin, daerah tersebut terletak di sekitar jalur sesar naik mayor berarah barat-timur, sehingga dengan demikian pada lokasi tersebut dan sekitarnya terdapat kandungan gas yang sewaktu-waktu akan mengalami perembesan ke permukaan dan menimbulkan semburan gas melalui celah/pori lapisan batuan/tanah.
  5. dari hasil analisa laoratorium Fisika dan Kimia Air terhadap sampel air tanah yang diambil memperlihatkan bahwa air tanah memiliki turbility (38,04 NTU), serta kandungan ferrum (besi) 3,11 Mg/l dan tembaga 2,16 Mg/l yang melebihi ambang batas maksimal yang diperbolehkan sesuai Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010 yaitu masing-masing sebagai berikut : turbidity 5 NTU, ferrm 0,3 Mg/l dan tembaga 2 Mg/l.
Selanjutnya Disperindagtambeng menyarankan agar untuk sementara smur sebaiknya ditutup mengingat adanya kandungan gas berbahaya yang melebihi ambang batas. Untuk itu perlu dibuat sumur airtanah di lokasi lain dengan kedalaman kurang dari 50 m mengingat kedalaman lebih dari 50 m sering dijumpai gas. Dan bila air dari sumur tersebut akan dimanfaatkan maka perlu dilakukan treatment (perlakukan khusus) guna menghilangkan kandungan gas berbahaya.

2 komentar:

  1. Mungkin masih sealiran dengan Mrapen kali ya?

    BalasHapus
  2. sampai saat ini belum boleh dimanfaatkan, masih mengeluarkan semburan air dan gas liar

    BalasHapus

Berita Populer Minggu Ini