Selamat Datang di Kabupaten Grobogan, Kami Menantikan Partisipasi Saudara Guna Mengembangkan Potensi Yang Ada. Maaf lama tidak aktif...masih bertahan di grobogantoday.blogspot.com

Kamis, 25 Maret 2010

Forum Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan Eks Karesidenan Semarang 2010


Kamis(18/3) dengan bertempat di lantai VIII, Gedung Moch. Ikhsan Semarang diadakan acara Forum Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan Kab/Kota Tahun 2010 Se Eks Karesidenan Semarang. Forum tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo serta walikota dan bupati dari eks karesidenan Semarang.
Dalam forum tersebut, para bupati dan walikota menyampaikan laporan pelaksanaan pembangunan di masing-masing kota kabupaten yang telah dilaksanakan selama tahun 2009 serta pelaksanaan pembangunan pada tahun 2010. Selain itu dipaparkan pula pelaksanaan program raskin, penyaluran bantuan keuangan serta kesiapan kab/kota dalam pelaksanaan Pilkada.
ImageGubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, dalam sambutannya meminta agar seluruh kab/kota melakukan sinkronisasi dengan visi misi pelaksanaan pembangunan propinsi Jawa Tengah tahun 2010. Hal ini, menurut Gubernur sangat diperlukan agar pembangunan di masing-masing kota kabupaten sejalan dengan visi misi pembangunan propinsi Jawa Tengah. 





 Walikota Sukawi Sutarip dalam paparannya, melaporkan berbagai capaian pembangunan tahun 2009 serta pelaksanaan pembangunan di kota Semarang tahun 2010. Secara umum, menurut beliau, realisasi dana pelaksanaan pembangunan di kota Semarang tahun 2009 mencapai 672 miliar rupiah dari total dana 782 miliar, terrealisasai 672 miliar, sehingga terdapat efisiensi 110 miliar. ”Efisiensi ini nyata di lapangan bukan karena tidak tercapai membangunnya, pembangunan fisik mencapai 100 % dengan efisiensi 110 miliar,” terang Walikota. Efisiensi ini, lanjut walikota telah dilaksanakan di kalangan Pemkot Semarang sejak tahun 2000 hingga sekarang.
Dalam hal penyaluran raskin, Walikota memaparkan peran Pemkot Semarang dalam pendistribusian dengan melakukan pendampingan dalam pelaksanaan rakor, bintek, sosialisasi serta penyaluran bersama dengan bulog. Walikota juga menegaskan bahwa pihaknya berusaha untuk terus menyatukan data penerima raskin.
Pemkot Semarang melalui dinas terkait juga telah menyediakan 935 paket air bersih yang tersebar di 5 kecamatan dan 9 kelurahan guna mengantisipasi kekeringan di kota Semarang. Selain itu, disediakan pula bantuan 40 sumur dalam, pembangunan MCK serta pembangunan sumber air dari hasil efisiensi mobil dinas pada tahun 2002. Usaha juga dilakukan pada bidang pertanian yaitu dengan mengalihkan tanaman padi pada palawija di musim kemarau.
Terkait pelaksanaan Pilwakot Semarang pada 18 April mendatang, Walikota melaporkan bahwa Pemkot memberikan dukungan untuk terlaksananya Pilkada dengan memberikan sosialisasi, dana, dukungan serta pembentukan desk pilwakot. Secara terperinci Walikota menjabarkan besaran dana yang digelontorkan dalam perhelatan Pilwalkot yaittu sebesar 32,69 M untuk KPU, Panwas 2, 772 M, 2,7 M lewat Kesbangpolinmas, 1,6 M untuk Setda, 340 juta untuk Setwan, serta Dispendukcapil sebesar 100 juta rupiah.(www.semarang.go.id)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berita Populer Minggu Ini