Akibat hujan pada hari Kamis sore, 7 Oktober 2010 kemarin, mengakibatkan areal persawahan yang sebagian besar ditanami semangka di sekitar dusun Rapah latak dan Putatnganten terkena banjir. Banjir ini bahkan masih belum surut sampai dengan sabtu. Para petani semangka sudah pasrah dengan keadaan ini, padahal sebagian tanamannya sudah ada yang berbuah sebesar bola tenis bahkan lebih.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer Minggu Ini
-
Pentingnya Peningkatan Peran dan Tupoksi UPTD Berdasarkan Perda Kab Grobogan Nomor 8 Tahun 2008 tentang Susunan, Kedudukan Tugas Pokok...
-
GROBOGAN- Petani percontohan penanaman padi hibrida di Kecamatan Godong dan Karangrayung sangat puas dengan hasil panen yang didapat dari v...
-
Mendasarkan pada : Pasal 126 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; Pasal 15 Peraturan Pemerintah N...
-
Hujan deras yang mengguyur pada tanggal 29 Nopember 2009 sekitar jam 13.30 WIB menyebabkan banjir di sepanjang ruas jalan raya karangrayun...
-
Akhirnya jembatan Desa Nampu yang ambrol beberapa bulan yang lalu sudah dapat dilalui. Menurut Kepala Desa Nampu Narno, dengan ambrolnya je...
Kategori
Kesejahteraan Rakyat
Pemerintahan
Pemerintahan Desa
Pemberdayaan
Pembangunan
Kepemimpinan
Pemilu
Kesehatan
Bencana
Wisata
Ibadah
Pendidikan
Pertanian
Alumni APDN/STPDN
Kepegawaian
Hukum
Serba serbi
Islam
PLAN Internasional
Lowongan kerja
Pemuda
Lingkungan Hidup
Kependudukan
PNPM-MP
Olah Raga
Pelayanan
Keuangan
Keluarga
Budaya Jawa
Godong
Upacara
Kisah-kisah
Kriminal
Trantibum
Ikatan Dinas
Ketahanan Pangan
PKK
Peternakan
Ekonomi
Sekretariat
Musik
Prestasi Grobogan
DWP
Perikanan
Pertanahan
Seni
Teknologi
CLTS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar